Saturday, June 7, 2014

Menuju 21 Tahun: Abstrak

Bismillaah..



Nampaknya, Juni ini benar-benar abstrak
Ada banyak pertanyaan tentang kesiapan
Ada banyak kejadian yang menghentakkan
Ada banyak tulisan yang menyibakkan
Ada banyak berita yang membuatku tertahan

Rasanya, menuju 21 tahun ini tidak tenang
Akan ada banyak pertanyaan kalau kata Bapak
dan beberapa konfirmasi hati, tambah beliau
Akan ada banyak kejutan kalau kata Ibu
dan beberapa pelajaran tentang rumah, ucapnya sederhana
Akan ada banyak penerimaan baru kalau kata adekku
dan anggota baru rumah, katanya
Menuju 21 tahun, kira-kira dua kali bulan Syawal lagi kalau kata Mala

Oh, jadi begini ya rasanya
Menjaga dengan sebenar-benarnya penjagaan
Berbaik sangka dengan sebaik-baiknya hati
Bersembunyi dengan sebaik-baiknya persembunyian
Bertahan dengan sebaik-baiknya pertahanan

Ada banyak hal yang belum saya baca
Ada banyak cerita tentang itu yang belum saya dengar
Ada banyak ruang diskusi yang belum saya ambil
Jadi, dua kali bulan Syawal ini harusnya kamu segera 'berlari'

Bapak juga merasakan kekhawatirannya
Ibu apalagi, "Nungki yakin sudah bisa?"
Adekku yang nggak paham lagi, "Jangaan mbak, jangaan itu.."
dan saya hanya tersipu
Oh jadi begini ya rasanya

Baiklah, mari memulai lagi dari awal
Kalau kata Bang Tere, mulailah dengan..
"Sepotong Hati yang Baru"
Benar-benar baru

Dengan pengharapan yang lebih indah
Dengan doa yang lebih ramah
Dengan gerak yang lebih terarah
Dengan niat yang sampai pada langit

Mulai sekarang, dengan Sepotong Hati yang Benar-benar Baru
Mari memulai lagi dari awal
Menjadi pribadi lebih baik

Ya Allah, maaf akan sangat menyibukkanmu
karena saya akan lebih banyak cerita
karena saya akan lebih banyak meminta
karena saya akan lebih banyak menangis
dihadapan-Mu


Sudut Kecil Kamar
7 Juni 2014
22:06 WIB
Kepada keluargaku yang hatinya seluas angkasa
Semoga, begitu juga dengan penerimaan kalian
atas bagian dari hidupku nanti


No comments:

Post a Comment