Saturday, December 28, 2013

Semoga Seluas Lautan



Mau seberapa menyakitkan sebuah kejadian, jika kita mempunyai hati selapang lautan, ditumpahkan racun paling mematikan se-kontainer sekalipun, tetap akan larut, tidak terasa.

Tetapi kalau hati itu sempit, satu tetes berbisa saja cukup untuk membuat hidup kita 'binasa' sehari, seminggu, bahkan berbulan-bulan.

Melapangkan hati adalah pekerjaan panjang, perlu latihan, berkali-kali jatuh-bangun, dan jelas membutuhkan ilmu dan pemahaman baik. Tidak mengapa gagal, besok lusa tidak terasa hatinya sudah semakin luas.
-Tere Liye, Repost-

Perjuangan dakwah ini, telah banyak mengajarkan kepadaku tentang berbagi dan berbagi. Tentang bagaimana kau akan sampai pada satu kata kerja ajaib itu. Dan dia benama 'memberi'. Memberi dengan pemberian yang ikhlas, dengan pemberian yang indah, dengan pemberian yang menuai ridho Allah Subhanahu wa Ta'ala. Pada kisah bagian ini, sungguh kau akan lupa bagaimana kamu mengharapkan 'diberi'. Kau akan lupa bagaimana rasanya kecewa. Kau bahkan akan lupa bagaimana rasanya mengeluh. Kau akan terus bergerak dan bergerak. Kau akan terus beramal dan beramal. Hingga nanti, kau akan lupa rasanya LETIH yang berdarah-darah. Jika kau sudah berhasil pada kisah bagian memberi, mari aku ajak kau menyelami luasnya melapangkan hati. Disini, kau tidak akan pernah merasa SAKIT HATI.

No comments:

Post a Comment