Thursday, August 8, 2013

Idul Fitri 1434 H: Ada Kisah Keluarga Sederhana



Alhamdulillah, selamat datang Syawal 1434 H.. dan ini adalah Syawal-ku yang ke dua puluh kali. Hari ini adalah hari istimewa, selalu lengkap. Ada Mbak Medya dan penghuni baru, Mas Jufri, selalu ada Ibu, Bapak, dan dua adikku, dik Putri sama dik Eki. Ah, kalian yang bahkan aku rela menukarkan apapun untuk bertemu kalian, keluargaku yang tak pernah aku lupa cara bersyukur pernah memiliki kalian. Uhibbukum Fillah Abadan Abada.

Hari ini, seperti tahun-tahun lalu, Bapak membuka dengan tausiyah selepas sholat Eid bersama di lapangan dan aku takjub dengan kata-kata pembukanya hari ini..
"Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh, istriku yang tercinta serta anak-anakku yang Bapak banggakan.." Ah, kadang mengungkapkan rasa cinta itu perlu segamblang itu, sama seperti ketika aku pernah bilang sebelum lepas landas pesawat saat itu,"Nungki pamit ke Palembang ibu, bapak. Mohon doanya.. Mencintai kalian karena Allah :) ". Hmm, sudah-sudah, kata-kata itu yang bikin Ibu menangis sepagi tadi, adikku, kakak, dan aku juga.

Hari ini, Bapak berkisah banyak tentang syukur. Bersyukur karena keluarga ini berkecukupan. Bapak bisa menyekolahkan kakak, aku, adik-adik juga. Allah melebihkan pahala keluarga ini sehingga kita punya lebih banyak definisi tentang berbagi daripada menerima, kita juga lebih punya banyak definisi bahagia daripada berduka. Ya Allah, aku bersyukur Engkau memberikan titipan terbaik yang aku tak pernah memintanya tapi selalu kau hadirkan.

Hari ini, Bapak juga berkisah tentang Ibu yang genap berusia 47 tahun. Ah, kata Ibu bahkan Ibu lupa kalau 8 Agustus ini adalah miladnya. Terselip doa sederhana Bapak untuk Ibu,
"Semoga semakin istiqomah, semakin sabar mendidik anak, dan dengan berkurangnya satu tahun usia Ibu, Ibu bisa tetap berlomba-lomba dalam beribadah.."

Aku tahu, kisah ini sangat sederhana bagi kalian, tapi bagiku pagi ini sangat bermakna, Allah pertemukan kita dalam-dalam. Aku hanya takut menjadi lupa akan cerita sederhana karena aku tidak tahu 3 kali bulan Syawal lagi aku memiliki kisah sederhana seperti apa, dengan siapa, dan dimana. Doaku selalu, "Allah, jagalah mereka ketika penjagaanku tak pernah sampai padanya.."

Saya, Nungki Hariyati dan segenap keluarga besar mengucapkan,
"Taqobalallahu minna wa minkum, semoga Allah menerima amal ibadah kita semua.."

Minal 'aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin ya..

Allahumma Aamiin

No comments:

Post a Comment