Friday, August 10, 2012

Oleh-oleh Lihat Film 'Wedding Dress'

Bismillah..

Hari ini akan sedikit berbagi tentang sebuah film korea yang kemudian sedikit mengantarkanku pada kebuncahan rasa syukur bahwa mempunya sosok ibu yang tegar dan luar biasa itu adalah kenikmatan dari skenario Allah. Ibu, jika hari ini ibu belajar membaca blog, aku harap ibu membaca ini, sepenggal kisah hati yang tak pernah mempu diucapkan didepan sorot matamu. Pasti air mata akan tersipu, dan butiran itu akan mengalir seperti biasa.

Sudah lama tidak duduk manis di depan laptop dan membuka folder 'Film'. Lama sekali. Berasa sia-sia untuk kemudian duduk hampir 3 jam dan hanya seperti itu-itu saja. Banyak mimpi yang harus dikejar daripada duduk manis 3 jam, itu kata temanku yang kemudian sangan membuatku berpikir, "Bagaimana bisa sewaktu SMA hobinya ke rental film dan menonton film bahkan sampai larut." Baiklah, aku cemburu pada waktu.

Hari itu bertemu teman SMA sejenak, melepas penat dan sedikit berdamai dengan lelah. Sangat menyenangkan karena setiap pertemuan pasti akan ada gejolak rasa yang berbeda dan itulah indahnya menyinergikan persahabatan. Dia menyodorkan banyak film, merekomendasikan film A, B, C, D, dll sampai aku bilang, "Maunya film anak-anak, komedi ringan atau kalau ga keluarga. No action, horror, apalagi cinta remaja yang endingnya gitu2 aja. Adakah?" Dan, jatuhlah pilihan buat ngopy film Open Season 3, Wedding Dress dan ada film2 Thailand yang lebay. Dan, dua hari selanjutnya mengagendakan lihat film. Ini film yang kemudian membuat aku kaku dan banyak belajar dari film ini..



Dari sini aku belajar bagaimana jikalau aku menjadi So Ra yang kemudian ia tahu bahwa ibunya akan meninggal sebentar lagi dan dia berpura-pura untuk tegar. Ah, dari film ini pula kemudian aku banyak menyimpulkan rajutan kisah di rumah bersama ibu. Bahkan sapai hal-hal kecil. 
Dan sekarang Nungki tahu, sedikit tahu kalau pesan ibu hanya ingin supaya aku siap dan sangat siap dengan hal yang paling dekat dengan kita (kematian) supaya nanti Nungki bisa ngajarin adik-adik buat tegar jikalau ibu yang kemuduan mendahului kami ke surga.

Halus sekali pesan ibu, dan memang sedikit terlambat untuk memetakan pesan ini, tapi kemudian aku sedikit tahu. Bahwa nasihatmu semua demi kebaikan Nungki. Peluuk ibu (>^-^)><(^-^<)
Nggak akan nakal lagi lah yaa, remember this!!


ﻭﺍﻋﺒﺪﻭﺍﷲ ﻭﻻ ﺗﺸﺮﻛﻮﺍ ﺑﻪ ﺷﻴﺌﺎ ﻭﺑﺎﻟﻮﺍﻟﺪﻳﻦ ﺇﺣﺴﺎﻧﺎ

Artinya: "Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukanNya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua dengan sebaik-baiknya", (QS. An-Nisa: 36).

Ditulis: Di sudut kamar adik.. untuk ibukku yang luar biasa tangguh mendidik 4 titipan Allah SWT.
Terimakasih Shela, untuk film dan setiap pertemuan yang menjadikanku seorang Nungki apa adanya. Tetaplah seperti ini (Peluk juga)

No comments:

Post a Comment