Saturday, February 11, 2012

Tempat Terakhir Rindu Berlabuh

Assalamu’alaykum wr wb






Kami rindu generasi sahabat..
Generasi yang pernah mengenyam pendidikan di madrasah dasar binaan tangan  bening Rasulullah SAW, madrasah yang menghantarkan mereka menjadi generasi terbaik Islam sepanjang masa. Genarasi yang memimpin dunia dalam balutan lembutnya sutera Islam. Dalam redup yang tertunduk kami bertanya, generasi apa kita hari ini?


Kami rindu kaum Anshar..
Kaum yang tak pernah mengusap peluh di jalan dakwah, kaum yang tak pernah mencita-citakan cita-cita tertingginya selain harumnya mati syahid. Jalan yang mana pilihannya hanyalah dua, hidup menang atau mati syahid, hingga di medan perang, mereka bergulat dalam api semangat karena Allah. Sungguh karena Allah, lillahi ta’ala..


Kami rindu seorang penasehat..
Penasehat sebijak Rasulullah SAW, Abu Bakar ataupun Umar r.a. Ah, beliau semua terlalu sempurna perisainya, terlalu sempurna untuk sekedar dijadikan pensehat karena mereka adalah teladan generasi terbaik Islam. Maka, lebih dari cukup jika kami berharap penasehat seperti Imam Ahmad yang pernah ia ditanya oleh muridnya, ”Kapankah aku istirahat dari ibadahku?” lantas ia pun menjawab, “Saat sudah kau injakkan kakimu di surga!”. Lantas hari ini, dari mana kami dapatkan penasehat itu?

Ya, cukuplah rindu berbalut manisnya madu. Al-Qur’an Mu ya Allah, menjadikan rindu yang ganjil ini menjadi genap, dalam firman-Mu kita temukan kisah generasi terbaik, dalam firman-Mu Engkau berikan kisah inspiratif kaum Anshar, dalam firman-Mu kita berguru pada madrasah tebening yang pernah ada, dari firman-Mu kita berkaca mengarungi pita-pita nasehat. Sungguh, kami merindu dan Al-Qur’an adalah tempat terakhir kami berlabuh di akhir zaman ini setelah Engkau ya Allah, zaman yang seperti buih-buih berterbangan (semoga kita tidak termasuk didalamnya). Maka, masihkah kita malas membaca, memahami, dan menghafal firman-Nya? (muhasabah diri, termasuk penulis).


Wassalamu’alaykum wr wb


Ditulis: Sore hari, saat mendengar adik belajar tahsin..

10 comments:

  1. https://goo.gl/iCJC86
    helath meal
    no colesterol

    ReplyDelete

  2. http://student.blog.dinus.ac.id/pujiamimutiara/2016/07/28/shakuhachi/
    shakuhachi
    The first shakuhachi is a wind instrument that came from China and tematousek07rbuat of

    ReplyDelete
  3. http://student.blog.dinus.ac.id/sasjepyusufal/2016/11/13/cara-mudah-menyelesaikan-rubik-3x3-untuk-pemula/

    ReplyDelete
  4. http://student.blog.dinus.ac.id/mataharilanangpanggulu/2016/10/13/sejarah-singkat-tokyo-%e6%9d%b1%e4%ba%ac/

    ReplyDelete
  5. http://student.blog.dinus.ac.id/c11eddomarselo28/2016/10/19/5-top-jajanan-enak-di-kota-semarang/

    ReplyDelete
  6. http://student.blog.dinus.ac.id/pujiamimutiara/2016/07/24/mengenal-sistem-produksi-toyota/

    ReplyDelete
  7. http://rindra.blog.dinus.ac.id/2016/09/01/alat-tanam-benih-jagung-dengan-tuas-pengungkit-dan-mekanik-pembuat-lubang/

    ReplyDelete
  8. http://anakadarningsih.blog.dinus.ac.id/2016/06/24/dosen-blogger/

    ReplyDelete
  9. http://ennyvisioner.blog.dinus.ac.id/2016/06/24/workshop-penyusunan-proposal-penelitian-dikti/

    ReplyDelete
  10. http://youseewhy.blog.dinus.ac.id/2016/09/14/mata-kuliah-sistem-informasi-akuntansi/

    ReplyDelete