Thursday, September 1, 2011

Wanita Shalihah dan Bidadari Surga

Assalamu`alaikum wr wb




    Sahabatku, hari ini aku ingin berbagi tentang betapa berharganya seorang wanita itu.. Apalagi ia adalah wanita yang shalihah. Wanita yang shalihah itu seperti apa? Tentunya tidak ada barometer keshalihan wanita..Tapi, paling tidak jadilah yang paling shalihah didirimu. Hanya Allah Yang Maha Benar yang tahu, wallahu'alam..

    Aku sedang menyelesaikan sebuah buku tentang Panduan Amal Wanita Shalihah terbitan afra.. Sebenarnya, belum banyak halaman yang aku baca, tapi ada beberapa kalimat yang menyentuhku.. Mari renungi kata-kata ini..

    Hm.. apa padanan para bidadari surga dengan para femina di persada bumi?? Ah, itu masih kurang. Bahkan, para bidadari itu juga ditamsilkan sebagai  yakut dan marjan. Yakut disamakan dengan mutiara (Imam Mijahid).. Diriwayatkan bahwa Abdullah bin Ma`sud pernah berkata, "Sesungguhnya putihnya betis wanita-wanita penghuni surga, akan kelihatan dari balik 70 lapis kain sutera, bahkan sampai tulang sumsumnya pun kelihatan.." lalu, siapakah yang dapat menandingi mereka? WANITA SHALIHAH.. Jadi, wanita dunia, ketika masuk surga, akan mampu mengalahkan kejelitaan para bidadari. Ini seperti perkataan Aisyah ra., "Perempuan-perempuan shalihah di dunia akan berkata kepada bidadari surga, 'Kami melakukan shalat sedangkan kalian tidak melakukan shalat. Kami berpuasa sedangkan kalian tidak melakukannya. Kami bersedekah sedangkan kalian tidak. Kami, perempuan shalihah di dunia, mengalahkan bidadari surga."
Kami selalu berwudhu disaat bidadari surga itu tak berwudhu.. Kami yang sholat malam dan membaca Al-Quran dengan indahnya disaat bidadari itu hanya diam.. Inilah yang menyebabkan -meminjam istilah Salim A Fillah- bidadari pun merasa cemburu pada wanita shalihah di dunia. Kuncinya hanya satu. Ketaatan. Ketaatan pada Allah SWT.

Sahabat, mari tandingi bidadari itu di surga Allah, tempat hidup yang abadi bagi manusia yang selalu mengingat Allah SWT.. Keep istiqomah..!!


Ditulis
Siang hari, ketika tangan tak sedang memegang pena dan esok adalah ujian..

Wassalamu`alaikum wr. wb.

No comments:

Post a Comment